you're who you choose to be…

Self Employed Web Designer and Web Developer. Still learn to be a great Web Designer…

Pengenalan Framework CodeIgniter

author : Sri Rahayu
source : http://ayusuryadi.blogsome.com/2007/11/08/pengenalan-framework-codeigniter/#more-18

Logo CIBuat para programmer atau para interest IT, pasti sudah kenal kan yang namanya Framework??. Pasti jawabannya “tentu sudah kenal “. Tapi buat yang belom tahu tentang Framework, kira-kira pengertiannya dalam dunia IT begini:
 Framework adalah sekumpulan perintah/fungsi dasar yang dapat membantu dalam menyelesaikan proses-proses yang lebih kompleks.

 

Pengenalan

Mengapa harus Framework ? Sebenarnya bukan keharusan untuk menggunakan framework. Namun, seperti pengertian diatas, framework dapat membantu anda dalam menyelesaikan pekerjaan yang lebih kompleks.

Pada tutorial kali ini, saya akan membahas tentang CodeIgniter (CI), sebuah PHP Framework yang saya nilai lebih mudah digunakan ketimbang CakePHP atau Zend Framework. Struktur CI lebih banyak meniru Ruby on Rail (RoR), sebuah framework pembuatan aplikasi web dengan menggunakan bahasa pemrograman Ruby. Selain itu, dokumentasinya lebih lengkap dan tentunya mudah dipahami.

Secara umum, framework menggunakan struktur MVC (Model, View, Controller). Jika saya gambar kan, kira-kira seperti ini :

Input > Processing > Output = Controller > Model > View

Model

Model mencakup semua proses yang terkait dengan pemanggilan struktur data baik berupa pemanggilan fungsi, input processing atau mencetak output ke dalam browser

Controller
Controller mencakup semua proses yang terkait dengan pemanggilan database dan kapsulisasi proses-proses utama. Jadi semisal di bagian ini ada file bernama member.php, maka semua proses yang terkait dengan member akan dikapsulisasi/dikelompokan dalam file ini.

View
View mencakup semua proses yang terkait layout output. Bisa dibilang untuk menaruh template interface website atau aplikasi.

More Powerable

Nah, kelebihan lain dari CI adalah Search Engine dan Human Friendly URL….apalagi nih ? CI menggunakan struktur pemanggilan eksekusi seperti ini :
www.your-site.com/news/article/345.
Jadi maksudnya, ketika sebuah Search Engine mencari kata yang terkait ke sebuah situs, maka kata kunci tersebut bisa saja didapatkan dalam pemanggilan alamat situs tersebut.

Download

Nah, sebelum memulai, ada baiknya anda mendowload file CI terlebih dahulu. Pastikan juga komputer anda telah terinstall Apache, PHP, dan MySQL. Lebih mudah jika anda menggunakan XAmpp atau paketan web server jenis lainnya.

Setelah CI di download, taruh dalam htdocs. Jika anda menginstall XAmpp di folder C:/ Program Files maka alamatnya adalah C:/Program Files/xampp/htdocs/
Important

Nah, yang perlu anda perhatikan 3 folder penting :
/system/application/model
/system/application/controller
/system/application/view

Jadi, semua file yang terkait dengan website atau aplikasi anda, masing-masing harus ditaruh di ketiga folder ini sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Aturan Penulisan Fungsi

Karena CI menggunakan Object Oriented Programming (OOP), maka yang perlu diingat bahwa penulisan nama class utama harus menggunakan huruf besar di awal dan disimpan dengan nama yang sama ,tetapi menggunakan huruf kecil semua.

Sebagai contoh, silahkan buka file /system/application/controllers/welcome.php

class Welcome extends Controller {
function Welcome()
{
parent::Controller();
}

function index()
{
$this->load->view(’welcome_message’);
}
}

Aturan ini berlaku untuk semua file yang terkait dengan class fungsi. Sedangkan jika didalamnya terdapat fungsi-fungsi lain, boleh menggunakan huruf kecil saja atau huruf besar. Tetapi perlu diingat bahwa PHP sangat Case Sensitive, jadi berhati-hatilah dalam menggunakan nama fungsi.
Konfigurasi

Selanjutnya, dalam folder /system/application/config/ ada beberapa file yang perlu anda ubah supaya CI bisa berjalan dengan baik.

config.php
Isi alamat pemanggilan di browser. Dalam contoh ini alamatnya adalah http://localhost/codeigniter
$config[’base_url’] = “http://localhost/codeigniter”;

database.php
Isi hostname, username, password dan nama database yang digunakan.

autoload.php
File ini berfungsi untuk memanggil secara otomatis fungsi-fungsi yang sudah disediakan CI atau yang anda buat tanpa harus memanggillnya dalam aplikasi anda. Dalam kasus ini, kita akan memanggil fungsi database secara otomatis sehingga setiap fungsi lain yang menbutuhkan fungsi database cukup dengan menggunakan perintah $this->db
Kira-kira seperti ini isinya :
$autoload[’libraries’] = array(’database’);

routes.php
Variabel ini digunakan untuk menentukan nama file utama yang digunakan sebagai ekeskutor utama website atau aplikasi. Contoh secara defaultnya adalah file welcome.
$route[’default_controller’] = “welcome”;

Silahkan buka folder /system/application/controllers/, pasti anda menemukan file yang bernama welcome.php. File ini yang disebut sebagai eksekutor utama dari proses secara keseluruhan. Bisa dibilang ‘index’ nyalah.
Execute

Oke…sekarang coba panggil melalui browser anda dengan alamat http://localhost/codeigniter/ (Codeigniter hanya sebagai contoh. Anda bisa merubah dengan nama yang anda inginkan)
Jika berhasil, akan tampil gambar seperti ini :

 

REVIEW

Mengapa kita butuh framework?
Bagi anda yang belum familiar dengan framework, framework adalah sekumpulan fungsi, class, dan aturan-aturan. Berbeda dengan library yang sifatnya untuk tujuan tertentu saja, framework bersifat menyeluruh mengatur bagaimana kita membangun aplikasi.

Framework memungkinkan kita membangun aplikasi dengan lebih cepat karena sebagai developer kita akan lebih memfokuskan pada pokok permasalahan sedangkan hal-hal penunjang lainnya seperti koneksi database, form validation, GUI, dan security; umumnya telah disediakan oleh framework. Disamping itu dengan aturan-aturan yang jelas dan harus dipatuhi, aplikasi kita lebih solid, more readable, dan kolabarasi dalam tim dapat lebih mudah dilaksanakan.

Kita sebagai seorang software developer bisa dianalogikan sebagai seorang tukang bangunan. Apabila anda perhatikan, seorang tukang bangunan bisa membuat sebuah rumah. Tidak akan menjadi masalah bila hanya untuk membangun rumah dengan satu atau dua lantai. Tetapi akan menjadi masalah apabila dia mendapatkan pekerjaan untuk membangun sebuah gedung bertingkat. Permasalahan akan menjadi semakin komplek, makin banyak pekerja dan material yang dilibatkan, belum lagi dengan jadwal yang ketat. Kita pun seperti itu. Membangun aplikasi kecil tentu tidak menjadi masalah. Namun bagaimana bagaimana apabila aplikasi kecil kita tersebut dengan makin lama makin bertambah requirementnya sejalan dengan kebutuhan user. Di sini lah peran penting sebuah framework dalam membangun aplikasi.

Framework yang ideal menurut saya

Sejak fenomena Ruby on Rails, sebuah framework untuk bahasa Ruby, yang mana mampu memberi kemudahan yang luar biasa bagi developer dalam membangun aplikasi web; tumbuh menjamur framework-framework sejenis yang mengadopsi kemampuan Ruby on Rails untuk bahasa lainnya. Untuk PHP sendiri, terdapat PHP on Track, Symfony, PHPCake, CodeIgniter, dan masih banyak lainnya.

Saya telah mencoba Symfony, PHPCake, dan CodeIgniter. Symfony memiliki fasilitas paling lengkap, terdapat command line interface untuk membangun Object Relational Model (ORM), yang menterjemahkan relational database menjadi kode program; dukungan AJAX; scaffolding, yaitu membuat mekanisme CRUD (create, retrieve, update, and delete). Namun sayangnya Symfony hanya berjalan di PHP5. Sebenarnya tidak menjadi masalah, karena saat ini telah banyak web hosting yang menyediakan PHP5. Apa yang saya rasakan adalah, bahwa Symfony adalah framework yang sangat solid. Saya sangat menyukai fasilitas ORMnya, scaffolding yang kompleks, dan tutorial dan dokumentasi yang sangat bagus dan komplit. Bagaimana tidak bagus, selain disediakan User Guide yang berisi referensi API, juga disediakan sebuah buku berisi study case pembuatan aplikasi ASKEET mulai dari desain awal sampai selesai pengkodean. Di samping itu terdapat juga tutorial yang berupa file movie, namun karena berukuran yang cukup besar, saya enggan mendownloadnya, saya merasa sudah cukup dengan manual berbentuk pdf. Secara kontras, saya juga merasakan bahwa Symfony adalah seperti senjata kelas berat. Untuk mengoperasikannya butuh learning curve yang cukup lama. Saya juga merasakan kekuatan yang out of control, dimana ketika terjadi saya menginginkan sebuah perubahan yang agak berbeda dari tutorial yang diberikan, saya seperti tidak tahu harus kemana dan bagaimana. Saya mencoba bertahan selama 3 hari dengan berusaha membuat aplikasi sederhana, namun pada akhirnya saya putuskan untuk berhenti.

Berikutnya adalah CakePHP, framework ini juga memiliki ORM dan scaffolding seperti halnya Symfony. Terdapat juga command line interface, yang disebut sebagai baker, namun sifatnya tidak mutlak digunakan. Secara keseluruhan CakePHP memiliki kemampuan tidak jauh dari Symfony, namun sekilas lebih sederhana dan ukurannya lebih kecil, dan yang tidak kalah menarik adalah kompatibilitasnya dengan PHP4. Namun sayang, dokumentasi kurang lengkap, sehingga saya kesulitan mencari informasi lebih dalam. Untung lah CakePHP membuka channel IRC sehingga kita bisa berkonsultasi langsung dengan para pakarnya. Saya sudah mencoba menanyakan permasalahan di channel IRC yang disediakan. Saya mendapatkan respon yang memuaskan dari pakarnya (developer CakePHP) sehingga permasalahn saya saat itu dapat diatasi. Namun di kesempatan lain, saya tidak mendapat respon sama sekali, saya mencari orang yang telah membantu saya sebelumnya, tetapi sepertinya dia tidak online. Saya merasa CakePHP tidak bisa memberikan apa yang saya inginkan, meski pun saya telah mencoba tutorial dan membaca panduan lainnya, saya tetap tidak besa melakukan apa-apa yang saya inginkan, atau bisa dibilang saya kebingungan, seperti halnya pada saat mencoba Symfony.

CodeIgniter, framework ini sebelumnya tidak masuk daftar yang akan saya coba. Hal ini dikarenakan oleh fiturnya yang jauh lebih sedikit dibandingkan Symfony dan CakePHP. Tidak ada ORM, scaffolding sangat sederhana, tidak ada AJAX, tidak ada user authentication. Lalu apa yang saya bisa harapkan darinya? Bermula dari membaca berbagai review php framework di blog lain, mereka mengatakan bahwa CodeIgniter memiliki kinerja yang lebih bagus daripada Symfony maupun CakePHP, dikarenakan oleh library yang di-load oleh framework lebih sedikit. Setelah saya mencobanya, memang framework ini terasa beda. Terasa lebih ringan dan lebih bebas. Meskipun CodeIgniter juga menggunakan design pattern MVC, namun tidak lah mutlak untuk menggunakan M (model). Jadi saya bisa dengan bebas menggunakan style yang saya sukai. Sajian dokumentasinya cukup lengkap, meskipun tidak selengkap Symfony, namun sangat memadai. Saya bisa melakukan ini itu setelah saya membaca panduan di online manual. Sangat menyenangkan, dimana Symfony dan CakePHP tidak bisa memberikannya untuk saya. Meskipun memiliki kemampuan yang dibawah framework lainnya, namun CodeIgniter sangat mudah untuk dipelajari. Mungkin ini lah yang dimaksud dengan framework lightweight. Mudah dan sangat ringan, namun tidak memiliki fasilitas sebanyak framework lainnya. Ketika saya amati forum dan halaman wiki, komunitas CodeIgniter memberikan solusi untuk permasalahan seperti User Authentication dan Ajax. Sepertinya memang pembuat CodeIgniter sengaja memberikan kebebasan kepada usernya untuk mengembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing yang berbeda, sedangkan CodeIgniter bertanggungjawab terhadap tugas-tugas lain yang lebih utama.

Bagi saya CodeIgniter menarik, mudah dipelajari, dan sangat solid untuk membangun aplikasi yang besar. Peraturan-peraturan dan library yang disediakannya tidak membatasi saya untuk tetap menggunkan style pemrograman yang saya sukai. Ini adalah point penting. Siapa mengatur siapa, programer mengatur program atau program mengatur programer?

Baiklah, sepertinya tutorial ini cukup sekian dulu. Selamat Mencoba CodeIgniter

Filed under: Web Developer, ,

Frameworks Round-Up: When To Use, How To Choose?

by Chris Poteet
source : http://www.smashingmagazine.com/2008/01/04/frameworks-round-up-when-to-use-how-to-choose/ 

Software frameworks provide developers with powerful tools to develop more flexible and less error-prone applications in a more effective way. Software frameworks often help expedite the development process by providing necessary functionality “out of the box”. Such things include user/role management, data access, caching, and much more. These frameworks aid in helping you focus on the more important details of design and even project management by alleviating the need to reinvent the wheel for common development needs.

There are frameworks that cover specific areas of application development such as JavaScript/CSS frameworks that target the presentation (view) layer of the application, and there are others that handle more of the dynamic aspects of the application. Some include both!

In the following we present an overview of most popular web application frameworks; we cover both server-side (PHP, Java, C#, Ruby) and client-side approaches (JavaScript, CSS).

You can also take a look at

Before diving in, it’s necessary to first grasp the idea behind one of the fundamental concepts for web-applications. In the context of frameworks the model-view-controller architecture is particularly important, as this model is typical for most web-applications and is the definitive approach to choose once developing a new web-project.

Model-View-Controller (MVC) Architecture

CodeIgniter has probably the best definition of each the model, view, and controller.

MVC is a software approach that separates application logic from presentation. In practice, it permits your web pages to contain minimal scripting since the presentation is separate from the PHP scripting.

  • The Model represents your data structures. Typically your model classes will contain functions that help you retrieve, insert, and update information in your your database.
  • The View is the information that is being presented to a user.
  • The Controller serves as an intermediary between the Model, the View, and any other resources needed to process the HTTP request and generate a web page.

Model-View-Controller Architecture Explained
The Model-View-Controller Architecture.

There is also the Model-View-Presenter (MVP) model, and also the N-Tier Architecture approach amongst others. The difference between MVC and MVP in particular revolve around how data is passed from the model back to the view. In MVC it goes from the model to the view while MVP goes back through the presenter when handing data back to the view.

PHP

  • CakePHP is a PHP framework that works on the MVC architecture and offers caching, application scaffolding, validation of model data and even a presentation API. One of the most popular PHP frameworks.

    cakePHP

  • CodeIgniter is a PHP framework that also uses the MVC platform, has classes for data access, e-mail, FTP, and XML-RPC. Also, CodeIgniter has an exciting community and thorough documentation to get you started.

    CodeIgniter

  • The Zend Framework is the self-proclaimed “leading open-source PHP framework.” Services included in the API include Ajax (JSON), search, syndication, web services, and a fully object oriented PHP class library.

    Zend

Further PHP Frameworks

  • Symfony - A feature packed framework, but has a reputation for being server-intensive.
  • Prado - A component framework for PHP5 that has similar event based web apps similar to ASP.NET.
  • BareBones - a one-file, no-configuration, MVC framework for PHP5.

Java

  • Spring Framework is a MVC Java framework that can run on any J2EE server. The framework has a multi-layered architecture with an extensive API and supporting documentation.

    Spring Framework

  • The Google Web Toolkit comes from the granddaddy of all Java development shops-Google. They have released their framework as open-source software. Functionality includes extensive interaction with Ajax, and you can simply write your front end in Java and the GWT compiler converts your Java classes to browser-compliant JavaScript and HTML. Also includes interaction with the newly released Google Gears for creating applications available offline.

    Google Web Kit

  • Apache Cocoon framework is a Java framework built around the concepts of separation of concerns and component-based development. There is a strong emphasis on working with XML and serializing into other portable formats.

    Apache Cocoon

Further Java Frameworks

  • Aranea - a MVC framework that includes a web integration layer.
  • AppFuse - a framework that is a self-described “project skeleton” similar to new projects created in an IDE.

C#

  • The .NET Framework is an application framework taking application development by storm with its impressive collection of functionality. The great thing about the .NET framework is that you can build it around the MVC framework if you wish (there is an official Microsoft implementation coming out), or you can create your own architecture.

    The .NET framework is available out of the box for C# and Visual Basic, but there are extensions available to allow languages like PHP to access and utilize the framework. Look out for some new features including the Windows Workflow Foundation for building powerful business solutions and Silverlight which is set up to be a direct competitor to Flash.

    .NET

  • MonoRail is a MVC framework where the controllers handle solely application flow, the models represent the data, and the view is just about presentation logic. If your project depends too much on third party Web controls or if your IT team skill set is totally centered around WebForms, MonoRail would not be a good choice.

    MonoRail

Ruby

  • Ruby on Rails has taken the programming world by storm by popularizing the MVC approach to application development. The framework came out the work of 37Signals on their popularBasecamp application. There is also a great emphasis on agile development to “release early and release often.

    Rails

Further Ruby Frameworks

  • Nitro - a Ruby framework, but at the current time it lacks substantial documentation for their API.
  • Camping is a micro-framework weighing 4Kb.
  • Ramaze has principles on keeping things simple, modular design, and minimal dependencies with an impressive source browser for documentation.

Python

  • Gluon comes from the billows of DePaul University designed for agile development and secure database-driven web-based applications.
  • Django is the ever popular Python framework that has an impressive template system, caching, dynamic database access API, and more. Many high-profile sites use it including The Washington Post and Pownce.

    Django

  • TurboGears is a framework that includes a templating system, access the database with obscuring the database, and it usesMochiKit to provide a JavaScript API.

    Turbo Gears

Client-Side Frameworks

Client-side frameworks are frameworks that specifically target the user interface/view/presentation layer. Recently both JavaScript and CSS frameworks have started to enter the mainstream.

While these frameworks might provide the Ajax-functionality, they are not meant to actually complete the data transaction and manipulation. A client-side framework is usually a smaller subset in a larger application framework.

JavaScript

  • Prototype is a JavaScript framework that serves as a foundation for other JavaScript frameworks. Don’t be fooled however, as Prototype can stand on its own.

  • script.aculo.us is built on the Prototype framework and has found its way into many high-profile sites including DiggApple, and Basecamp. The documentation is clear, and has an easy learning curve. However, compared to other JavaScript frameworks it is larger in size.

    Script.aculo.us

  • Mootools is a compact, modular, object-oriented JavaScript framework with impressive effects and Ajax handling. The framework is for advanced users as the learning curve is rather steep.

  • jQuery continues to rise in popularity due to its extensive API and active development. jQuery is a great balance of complexity and functionality.

  • For ASP.NET developers you can’t beat the ASP.NET AJAXframework which is built into the .NET Framework as of 3.5, but you can also download it for previous versions. The amount of documentation, examples, and community continues to increase. There are controls that you can simply drag-and-drop an update panel on an ASPX page and process Ajax!

    ASP.NET

Further JavaScript Frameworks

  • The Yahoo! User Interface Library - Yahoo! released its impressed JavaScript library with incredible amounts of documentation.
  • Ext JS - Originally built as an add-on to the YUI it can now extend Prototype and jQuery. Includes an impress interface.
  • Dojo is a small library focused on interpreter independence and small core size.
  • MochiKit - A framework that has focus on scripting language standards including ECMAScript and the W3C DOM.

CSS

CSS frameworks have grown in popularity recently, but there are many developers [ 12 ] who do not think it is an ideal solution for presentation design but not without a rebuttal.

Considerations When Choosing

There are a couple of things to keep in mind when choosing a framework.

  • Pick a framework that has extensive and accuratedocumentation. It is invaluable as you attempt to implement the technology.
  • The framework should provide just that — a framework — that can fit your particular design methodology.
  • Be sure to ask other developers about their experiences with frameworks in your chosen programming language.
  • The larger the community the larger the odds that you will be able to find help when you need it, and it will continue to be improved and developed.

Chris Poteet is a WordPress/Web Designer consultant specializing in user interface, accessibility, usability, web standards, and content management. His main site isSiolon.com.

Filed under: Web Developer, ,

Kohana – Framework PHP CodeIgniter Versi Komunitas

penulis: Okto Silaban
web: http://okto.silaban.net
artikel asli: http://okto.silaban.net/2008/02/linux/kohana-versi-komunitas-framework-php-codeigniter/

 

Kohana PHPSaya hampir satu bulan ini bergelut dengan Framework PHP yang bernamaCodeIgniter untuk melakukan recoding sebuah situs. Saya pilih CI(kependekan dari CodeIgniter), karena dokumentasinya yang tertata dengan baik. Bahkan kalau anda “lihai” mencari, anda bisa dengan mudah mendapatkan e-book-nya. Tetapi dokumentasi bawaan hasil download dari CI sendiri sudah lengkap kok sebenarnya.

Tapi ada sedikit hal yang agak menggangu saya, CI ini bukanlah dikembangkan oleh komunitas, tetapi oleh sebuah perusahaan (vendor), yang bernama EllisLab. EllisLab mempunyai produk CMS yang bernamaExpressionEngine. Kabar – kabarnya sih CI ini berasal dari CMS ExpressionEngine ini. Jadi bukan ExpressionEngine dibangun dengan CI, tetapi justru CI adalah hasil ekstraksi (atau kompresi?) dari ExpressionEngine.

Nah, saya sendiri merasa kurang nyaman menggunakan produk bebas dari sebuah perusahaan. Saya lebih suka yang bersifat komunitas seperti Linux. Dan yang seperti itu adalah CakePHP, sedangkan saya sendiri tidak suka (tidak mampu?) bekerja dengan aturan di CakePHP yang cukup strict (Convention over Configuration).

Lalu apakah tidak ada solusinya? Tentu saja ada..

Setelah browsing sana – sini, ternyata ada fork (cabang) pengembangan dari CI. Dan ini dikembangkan oleh komunitas. Kalau di Linux mungkin seperti antara RedHat Enterprise dan CentOS.

Framework ini bernama Kohana (KohanaPHP.com). Salah satu perbedaan signifikan dari Kohana adalah, Kohana hanya bisa berjalan dengan PHP5 (tidak support PHP4). Selain itu ada beberapa fasilitas yang ditambahkan dan diperbaiki oleh komunitas, sesuai banyaknya permintaan dari komunitas.

Di CI sendiri saya baca di forum, seringkali ada permintaan terhadap suatu fitur tetapi tidak digubris oleh developer CI. Di Kohana kekurangan ini diperbaiki. Tetapi bukan berarti Kohana juga tanpa kekurangan. Untuk urusan dokumentasi, Kohana masih sangat jauh dibanding CI. Tetapi bagi saya pribadi, dokumentasinya masih lebih baik dari CakePHP (no offense.., saya tidak membenci CakePHP kok.., cuma masih belum paham aja).

Satu hal lagi yang saya senang dari Kohana adalah suasana komunitasnya. Jika anda bergabung di channel IRC nya CodeIgniter dan Kohana, mungkin jumlah orang yang online hampir sama, sekitar 30-an orang. Tetapi di channel CI sangat sepi.., seperti tidak ada pembicaraan. Sementara di Kohana anda bisa merasakan suasan seperti jika anda bergabung di channel IRC Ubuntu. (NB : Di channel IRC CakePHP tak pernah kurang dari 130 orang yang online (!), dan semangat komunitasnya lebih mantep lagi, salut untuk CakePHP).

Perbandingan yang bagus antara CodeIgniter dan Kohana bisa dilihat disini.

Filed under: Design grafis, Komputer, ,

Belajar PHP Framework

penulis: Bimo Hery Prabowo
web: http://bimoweb.com
artikel asli: http://bimoweb.com/belajar-php-framework.html

 

belajar frameworkBeberapa hari ini saya mulai mempelajari PHP Framework. Entah kenapa tidak dari dulu mempelajari macamframework. Jujur saya, dikampus saya tidak diajarkan tentang framework, kuliah pemrograman web ya cuma php dan mysql, tanpa ada embel-embel OOP. Dan ternyata framework ini sangat diperlukan ketika memasuki dunia kerja, apalagi jika software house yang memproduksi program berbasis web, tentu saja dibutuhkan semacam framework,baik membuat sendiri atau menggunakan framework yang telah ada.Saat ini banyak sekali php framework yang tersedia, misalkan saja CakephpCodeIgniter atau bisa dicari dengan kata kunci php framework, dijamin anda akan mendapatkan sejuta web yang berhubungan dengan php framework. Tapi apa sih sebenarnya php framework itu? kenapa begitu dibutuhkan?
php framework adalah sebuah lingkungan pengembangan aplikasi berbasis php yang berisi sejumlah class-class yang telah dibuat agar digunakan kembali untuk membuat aplikasi. Jenis class-class ini tergantung tujuan dari php framework tersebut, phpframework yang satu dengan framework yang lain kemungkinan berbeda. Tetapi sebagian besar, php framework yang tersedia saat ini berbasis MVC (model view controller), ini model php framework yang modern. Jika menulis aplikasi dengan suatu framework, maka harus mengikuti aturan dari framework tersebut, tidak boleh asal. Karena inilah perusahaan menggunakan frameworkdaripada membiarkan si programmer dengan style nya. Bagi saya framework seperti sebuah IDE yang dilengkapi dengan banyak fasilitas, kita tinggal memakainya saja. Tetapi kebanyakan, orang yang sudah terbiasa dengan style programingnya akan sulit mengikuti alur framework ini, tahu sih tahu, cuma untuk mengikuti agak sulit, ini hanya masalah prinsip programmer.

Tapi sebenarnya dengan framework tersebut, membuat program web menjadi lebih mudah, karena jika dulu sebelum menggunakan framework, untuk menuliskan data ke dalam database perlu beberapa langka,jika dengan menggunakan fitur framework, cukup sebuah method saja. Tapi jauh lebih penting lagi adalah framework mindset, yaitu cara berpikir yang ter-framework.

Filed under: Design grafis, Komputer, ,

Kemudahannya framework dari sisi web designer apa ya?

itu adalah pertanyaan yang diungkapkan oleh deonsp di forum Mac.web.id  , pertanyaan yang menarik, untuk belajar tentang web design secara umum, atau khususnya yaitu belajar php.

Pertanyaan itu di jawab oleh koes , jawabannya adalah:

Filed under: Design grafis, Komputer, , , ,

basmallah

Nasihat…

أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ"Apakah kalian merasa aman terhadap "Yang di langit" bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kalian?" [Al-Mulk:16] Menurut Ibnu 'Abbas yang dimaksud dengan "Yang di langit" adalah Allah seperti disebutkan dalam kitab Tafsir Ibnul Jauziy.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- dari Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
سَيَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتٌ, يُصَدَّقُ فِيْهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيْهَا الصَّادِقُ, وَيُؤْتَمَنُ فِيْهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيْهَا اْلأَمِيْنُ وَيَنْطِقُ فِيْهَا الرُّوَيْبِضَةُ . قِيْلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قال: الرَّجُلُ التَّافِهُ فِيْ أَمْرِ العَامَّةِ “Akan datang pada manusia tahun-tahun yang menipu; di dalamnya pendusta dibenarkan, orang jujur didustakan; orang yang penipu dipercaya, dan orang yang amanah dianggap pengkhianat, serta ruwaibidhoh ikut berbicara”. Ada yang bertanya, “Apa itu ruwaibidhoh (orang lemah)?” Beliau bersabda, “Dia adalah seorang hina (dungu) berkomentar tentang urusan umum”.
[HR. Ibnu Majah dalam Kitab Al-Fitan (4036). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (no.1887)]
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
فَوَاللهِ لاَ الْفَقْرُ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنْ أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوْهَا كَمَا تَنَافَسُوْهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ “Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan atas diri kalian. Tapi khawatirkan kalau dibukakan dunia bagi kalian sebagaimana telah dibukakan bagi orang-orang (kafir) sebelum kalian, lalu mereka pun berlomba-lomba meraihnya sebagaimana mereka berlomba-lomba meraihnya; (aku juga khawatirkan) kalau dunia itu akan membinasakan kalian sebagaimana dunia telah membinasakan mereka”.
[HR. Al-Bukhori dalam Shohih-nya (3158, 4015 & 6425), dan Muslim (2961)]

Belajar tentang islam …

Mengikuti jejak pendahulu yang sholeh
Jihad adalah kemuliaan bukan kenistaan
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ الدِّيْنَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّيْنَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِيْنُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ “Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ia berkata: ‘Sesungguhnya agama ini adalah mudah. Dan tidak seorangpun memberat-beratkan dalam agama ini kecuali ia yang akan terkalahkan olehnya. Maka berusahalah untuk benar, mendekatlah, gembiralah dan gunakanlah pagi dan petang serta sedikit dari waktu malam’.” [Shahih, HR. Al-Bukhari, Kitabul Iman Bab Ad-Dinu Yusrun]

Nasihat salaf…

"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
[Umar bin Abdul Aziz]

Download ebook..

Download Kitab dari  ulama Ahlussunnah wal jamaah

RSS Ulama sunnah

  • Hukum Memakai Kaos Bola Bertuliskan Nama Orang Kafir
    Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan Asy Syaikh ditanya tentang memakai baju yang dipakai orang-orang kafir di mana di bagian punggungnya terdapat nama olahragawan (pemain bola) kafir tanpa meniatkan tasyabbuh (meniru kebiasaan) mereka. Maka beliau menjawab: “Perbuatan ini termasuk pengagungan terhadap orang kafir. Selama ia memakai baju yang terdapa […]
  • Biografi Asy Syaikh Abdullah Aqil rahimahullah
    Nama Beliau Nama beliau adalah Abdullah bin Abdil Aziz bin Aqil bin Abdillah bin Abdil Karim Al Aqil Kelahiran Beliau Beliau lahir di kota Unaizah pada tahun 1335 H, bertepatan dengan tahun 1917 M. Beliau dilahirkan di keluarga yang sibuk dengan ilmu. Ayah beliau adalah ulama Unaizah, Asy Syaikh Abdul Aziz Al Aqil. Paman beliau [...]
  • Kasih Sayang Rasullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam terhadap Hewan
    Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu 1. Dari Suhail bin Hanzhaliyah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melewati unta yang kurus, lalu beliau bersabda, اِتَّقُوا اللهَ فِيْ هَذِهِ الْبَهَائِمِ الْمُعْجَمَةِ فَأَرْكَبُوْهَا صَالِحَةً ، وَكُلُوْهَا صَالِحَةً “Bertaqwalah kepada Allah dari unta ini, dan kendarailah dengan ba […]
  • Tanggung Jawab Kedua Orang Tua serta Para Pengajar
    Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا} “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. (At-Tahrim: 6) Seorang ibu, ayah, serta pengajar, akan dita […]
  • Usamah bin Ladin Mujahid di Jalan Syaithan
    oleh: Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad -hafizhahullah- Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad -hafizhahullah- ditanya tentang kematian seorang khawarij Usamah bin Ladin (Osama bin Laden) bertepatan dengan hari Senin (28/5/1432 H) ba’da shalat Isya. Soal: Apa pendapat yang objektif tentang kematian Usamah bin Ladin karena ada yang bergembira dengan kematianny […]
Klik untuk mengenal lebih jauh Erwin

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya.

Erwin berkata….

  • Lanjutan Materi Daurah Fiqih Nasional 1433 H / 2012: InsyaAllah materi lanjutan Daurah Fiqih Nasional sudah bisa... bit.ly/LQFvMi 3 hours ago
  • 35 Different Car Models - We all dream of a range of dream cars. Cars have become one of the most popular means of t... ow.ly/1k8zAg 2 days ago
erwin @twitter

Friendfeed

View my FriendFeed
buattoko.com - memiliki toko online itu mudah

Forum Mac User

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia
Free open source Mac software

RSS Udaramaya…

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS New-Freeware

RSS Top ten Freeware…

RSS Techrepublic…

RSS Gizmo…

  • Watch 6301 Full-Length Documentaries From Your Browser for Free
    "If you've ever wished that YouTube was more serious, or in-depth, or intellectual, then here's a treat for you. A web site from which you can want thousands (6301 to be precise) full-length documentary programmes on everything from money to health to music to sexuality." http://www.techsupportalert.com/content/watch-6301-full-length-docu […]
  • Search Multiple Music Web Sites For Your Favourite Tracks
    Our Hot Finds Editor says "There are lots of web sites that allow you to listen to music for free. But what if you are looking for a specific track, and especially an obscure one? Do you have to visit each of the sites in turn, searching to see if they have your track on offer? Needless to say, the answer is no. Here are at two free online services whic […]
  • Play The Original Wolfenstein Games In Your Browser For Free
    Our Hot Finds Editor Robert Schifreen writes "In these days of photo-realistic 3D games, it's hard to remember programs such as Castle Wolfenstein that started off the whole genre 20 years ago. If you want to relive your childhood, or you want to see what those original games were like, or you just want to play a simple, fast, fun 3D shooting-based […]
  • New: Best Free Software for Mac OS
    Our long-promised Mac OSX freeware guide is now online. So if you have an Apple Mac laptop or desktop then check out some of the great freebies you can download and install without spending a cent. Already we have 134 applications in 88 categories so there is plenty to choose from. And if you feel we have left something out please make a suggestion in the co […]
  • Website of the Week
    This site provides an ideal source of entertainment and information on science, technology and medicine, with topics ranging from global warming and black holes to Neanderthals and robots. Written for a general audience, it delivers entertaining, timely, thought-provoking and often humorous content. http://www.techsupportalert.com/content/website-week-discov […]

Blog Stats

  • 99,565 hits
web stats
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.