you're who you choose to be…

Self Employed Web Designer and Web Developer. Still learn to be a great Web Designer…

barang yang dibeli pada Januari 2013 (insyaallah)

Mainan:

RC King Excavator

RC Truck Dump

Tomytec Diorama JK050 Railroad Crossing B

Tomytec Diorama Machi 03R #04 Grocery Shop

Block Kayu Alphabet / Madera Wooden Block

DANBO PVC

Radio Control Forklift 1:24 True Steering

Alat kesehatan:

Tensi Darah Digital Praktis BP 201 (pergelangan tangan)

 

Obat:

Kukui Minyak Kemiri (Free Ongkir Bekasi,Tangerang, Depok,Bogor)

Pakaian:

Airsoft Vest/ Rompi Police (Swat) Model Gurun

Acc Motor:

Sarung / Cover Jok Motor AntiPanas

 

Outbound:

Pisau Aitor Jungle King 1

Teropong Bushnell 8×21

TENDA MONTANA

Filed under: Blog,

[kutipan webgrafis] Trend Web Design Blur Background

Web Design pada saat ini memiliki trend terbaru, yang sering muncul terutama di website awwward . Yang bisa kita amati ialah penggunaan latar belakang atau background yang besar. Namun ada hal yang menarik ialah penggunaan latar belakang dengan latar belakang blur (blur background). Mari kita amati bagaimana cara penerapan trend web design ini dan bagaimana cara membuat design dengan style ini dengan baik.

http://decouvrezuottawa.ca/

Beberapa contoh pengaplikasian trend web design ini:

cukup menarik dan menurut saya membuat tampilan website menjadi terlihat sangat cantik. Efek seperti ini sebenarnya merupakan sudah di terapkan dalam teknik Photography, yaitu Depth of Field, teknik kedalaman foto yang akan membuat audiens fokus untuk melihat objek utama dan mengesampingkan objek yang tidak diperlukan.

keuntungan yang didapat dengan efek blur ini:

  1. Tingkat keterbacaan teks semakin tinggi sehingga audiens mudah untuk membaca pesan yang disampaikan.
  2. Audiens fokus kepada objek utama, entah itu berupa teks maupun gambar
  3. Dimensi kedalaman website akan terasa, dan akan menimbulkan pengelaman tersendiri bagi audiens

Beberapa efek Blur yang bisa digunakan ialah

  •  Localizing Blur (menempatkan blur pada satu titik)
  • Tilt shift effect
  • Gausians Blur
  • Lens Blur
  • Motion Blur
  • Radial Blur

Untuk cara mengaplikasikan efek blur diatas, kamu bisa mencari tutorial tersebut pada kesempatan lain (insyaallah), sengaja pada artikel ini saya tidak paparkan agar kamu bisa fokus memahami trend web design dengan efek blur ini. Mungkin pada kesempatan yang lain bisa dipaparkan di webgrafis . Menarik bukan? mari kita terapkan pada web design yang akan kita design seperti apa yang telah di lakukan teman saya Yose nanda pada salah satu karya tugas akhirnya

sumber

Filed under: Design grafis,

Light

image

Filed under: Blog,

Uji Printer Epson L100

Filed under: Blog

apa gunanya menyerang website saya?

dooh sudah dua hari ini ada hacker amatir yang menyerang website saya. apa gunanya menyerang website saya? toh web saya www.ninja.web.id juga ndak terlalu serius dan berharga isinya… cuma pingin eksis kenapa juga harus mengganggu orang lain allahu musta’an….
semoga Allah memberinya hidayah 

Filed under: Blog

Maulid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam Timbangan Islam

Reblogged from Wira Bachrun:

Oleh: Wira Bachrun Al Bankawi)*

Bulan Rabiul Awwal telah tiba. Di bulan ini banyak dari kaum muslimin yang mengadakan acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam atau yang dikenal dengan acara Maulid Nabi. Bagaimana sebenarnya hukum perayaan ini? Apakah dibenarkan oleh Islam ataukah malah sebaliknya? Insya Allah tulisan ringkas ini akan menjelaskan pandangan syariat terhadap Maulid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Read more… 1.525 more words

Bulan Rabiul Awwal telah tiba. Di bulan ini banyak dari kaum muslimin yang mengadakan acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam atau yang dikenal dengan acara Maulid Nabi. Bagaimana sebenarnya hukum perayaan ini? Apakah dibenarkan oleh Islam ataukah malah sebaliknya? Insya Allah tulisan ringkas ini akan menjelaskan pandangan syariat terhadap Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Filed under: Blog

MENGENAL AGAMA SYI’AH RAFIDHAH

Siapakah Pencetusnya?

Pencetus pertama bagi faham Syi’ah Rafidhah ini adalah seorang Yahudi dari negeri Yaman (Shan’a) yang bernama Abdullah bin Saba’ Al-Himyari, yang menampakkan keislaman di masa kekhalifahan ‘Utsman bin Affan.2
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Asal Ar-Rafdh ini dari munafiqin dan zanadiqah (orang-orang yang menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekafiran, pen). Pencetusnya adalah Abdullah bin Saba’ Az-Zindiq. Ia tampakkan sikap ekstrim di dalam memuliakan ‘Ali, dengan suatu slogan bahwa ‘Ali yang berhak menjadi imam (khalifah) dan ia adalah seorang yang ma’shum (terjaga dari segala dosa, pen).” (Majmu’ Fatawa, 4/435)

Sesatkah Syi’ah Rafidhah ?
Berikut ini akan dipaparkan prinsip (aqidah) mereka dari kitab-kitab mereka yang ternama, untuk kemudian para pembaca bisa menilai sejauh mana kesesatan mereka.
a. Tentang Al Qur’an
Di dalam kitab Al-Kaafi (yang kedudukannya di sisi mereka seperti Shahih Al-Bukhari di sisi kaum muslimin), karya Abu Ja’far Muhammad bin Ya’qub Al-Kulaini (2/634), dari Abu Abdullah (Ja’far Ash-Shadiq), ia berkata : “Sesungguhnya Al Qur’an yang dibawa Jibril kepada Muhammad  (ada) 17.000 ayat.”
Di dalam Juz 1, hal 239-240, dari Abu Abdillah ia berkata: “…Sesungguhnya di sisi kami ada mushaf Fathimah ‘alaihas salam, mereka tidak tahu apa mushaf Fathimah itu. Abu Bashir berkata: ‘Apa mushaf Fathimah itu?’ Ia (Abu Abdillah) berkata: ‘Mushaf 3 kali lipat dari apa yang terdapat di dalam mushaf kalian. Demi Allah, tidak ada padanya satu huruf pun dari Al Qur’an kalian…’.”
(Dinukil dari kitab Asy-Syi’ah Wal Qur’an, hal. 31-32, karya Ihsan Ilahi Dzahir).
Bahkan salah seorang “ahli hadits” mereka yang bernama Husain bin Muhammad At-Taqi An-Nuri Ath-Thabrisi telah mengumpulkan sekian banyak riwayat dari para imam mereka yang ma’shum (menurut mereka), di dalam kitabnya Fashlul Khithab Fii Itsbati Tahrifi Kitabi Rabbil Arbab, yang menjelaskan bahwa Al Qur’an yang ada ini telah mengalami perubahan dan penyimpangan.

b. Tentang shahabat Rasulullah
Diriwayatkan oleh Imam Al-Jarh Wat Ta’dil mereka (Al-Kisysyi) di dalam kitabnya Rijalul Kisysyi (hal. 12-13) dari Abu Ja’far (Muhammad Al-Baqir) bahwa ia berkata: “Manusia (para shahabat) sepeninggal Nabi, dalam keadaan murtad kecuali tiga orang,” maka aku (rawi) berkata: “Siapa tiga orang itu?” Ia (Abu Ja’far) berkata: “Al-Miqdad bin Al-Aswad, Abu Dzar Al-Ghifari, dan Salman Al-Farisi…” kemudian menyebutkan surat Ali Imran ayat 144. (Dinukil dari Asy-Syi’ah Al-Imamiyyah Al-Itsna ‘Asyariyyah Fi Mizanil Islam, hal. 89)
Ahli hadits mereka, Muhammad bin Ya’qub Al-Kulaini berkata: “Manusia (para shahabat) sepeninggal Nabi dalam keadaan murtad kecuali tiga orang: Al-Miqdad bin Al-Aswad, Abu Dzar Al-Ghifari, dan Salman Al-Farisi.” (Al-Kafi, 8/248, dinukil dari Asy-Syi’ah Wa Ahlil Bait, hal. 45, karya Ihsan Ilahi Dzahir)
Demikian pula yang dinyatakan oleh Muhammad Baqir Al-Husaini Al-Majlisi di dalam kitabnya Hayatul Qulub, 3/640. (Lihat kitab Asy-Syi’ah Wa Ahlil Bait, hal. 46)
Adapun shahabat Abu Bakr dan ‘Umar, dua manusia terbaik setelah Rasulullah , mereka cela dan laknat. Bahkan berlepas diri dari keduanya merupakan bagian dari prinsip agama mereka. Oleh karena itu, didapati dalam kitab bimbingan do’a mereka (Miftahul Jinan, hal. 114), wirid laknat untuk keduanya:
Ya Allah, semoga shalawat selalu tercurahkan kepada Muhammad dan keluarganya, laknatlah kedua berhala Quraisy (Abu Bakr dan Umar), setan dan thaghut keduanya, serta kedua putri mereka…(yang dimaksud dengan kedua putri mereka adalah Ummul Mukminin ‘Aisyah dan Hafshah)
(Dinukil dari kitab Al-Khuthuth Al-‘Aridhah, hal. 18, karya As-Sayyid Muhibbuddin Al-Khatib)
Mereka juga berkeyakinan bahwa Abu Lu’lu’ Al-Majusi, si pembunuh Amirul Mukminin ‘Umar bin Al-Khaththab, adalah seorang pahlawan yang bergelar “Baba Syuja’uddin” (seorang pemberani dalam membela agama). Dan hari kematian ‘Umar dijadikan sebagai hari “Iedul Akbar”, hari kebanggaan, hari kemuliaan dan kesucian, hari barakah, serta hari suka ria. (Al-Khuthuth Al-‘Aridhah, hal. 18)
Adapun ‘Aisyah dan para istri Rasulullah  lainnya, mereka yakini sebagai pelacur -na’udzu billah min dzalik-. Sebagaimana yang terdapat dalam kitab mereka Ikhtiyar Ma’rifatir Rijal (hal. 57-60) karya Ath-Thusi, dengan menukilkan (secara dusta) perkataan shahabat Abdullah bin ‘Abbas terhadap ‘Aisyah: “Kamu tidak lain hanyalah seorang pelacur dari sembilan pelacur yang ditinggalkan oleh Rasulullah…” (Dinukil dari kitab Daf’ul Kadzibil Mubin Al-Muftara Minarrafidhati ‘ala Ummahatil Mukminin, hal. 11, karya Dr. Abdul Qadir Muhammad ‘Atha)
Demikianlah, betapa keji dan kotornya mulut mereka. Oleh karena itu, Al-Imam Malik bin Anas berkata: “Mereka itu adalah suatu kaum yang berambisi untuk menghabisi Nabi  namun tidak mampu. Maka akhirnya mereka cela para shahabatnya agar kemudian dikatakan bahwa ia (Nabi Muhammad  ) adalah seorang yang jahat, karena kalau memang ia orang shalih, niscaya para shahabatnya adalah orang-orang shalih.” (Ash-Sharimul Maslul ‘ala Syatimirrasul, hal. 580)

c. Tentang Imamah (Kepemimpinan Umat)
Imamah menurut mereka merupakan rukun Islam yang paling utama3. Diriwayatkan dari Al-Kulaini dalam Al-Kaafi (2/18) dari Zurarah dari Abu Ja’far, ia berkata: “Islam dibangun di atas lima perkara:… shalat, zakat, haji, shaum dan wilayah (imamah)…” Zurarah berkata: “Aku katakan, mana yang paling utama?” Ia berkata: “Yang paling utama adalah wilayah.” (Dinukil dari Badzlul Majhud, 1/174)
Imamah ini (menurut mereka -red) adalah hak ‘Ali bin Abu Thalib  dan keturunannya sesuai dengan nash wasiat Rasulullah . Adapun selain mereka (Ahlul Bait) yang telah memimpin kaum muslimin dari Abu Bakr, ‘Umar dan yang sesudah mereka hingga hari ini, walaupun telah berjuang untuk Islam, menyebarkan dakwah dan meninggikan kalimatullah di muka bumi, serta memperluas dunia Islam, maka sesungguhnya mereka hingga hari kiamat adalah para perampas (kekuasaan). (Lihat Al-Khuthuth Al-‘Aridhah, hal. 16-17)
Mereka pun berkeyakinan bahwa para imam ini ma’shum (terjaga dari segala dosa) dan mengetahui hal-hal yang ghaib. Al-Khumaini (Khomeini) berkata: “Kami bangga bahwa para imam kami adalah para imam yang ma’shum, mulai ‘Ali bin Abu Thalib hingga Penyelamat Umat manusia Al-Imam Al-Mahdi, sang penguasa zaman -baginya dan bagi nenek moyangnya beribu-ribu penghormatan dan salam- yang dengan kehendak Allah Yang Maha Kuasa, ia hidup (pada saat ini) seraya mengawasi perkara-perkara yang ada.” (Al-Washiyyah Al-Ilahiyyah, hal. 5, dinukil dari Firaq Mu’ashirah, 1/192)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Minhajus Sunnah, benar-benar secara rinci membantah satu persatu kesesatan-kesesatan mereka, terkhusus masalah imamah yang selalu mereka tonjolkan ini.

d. Tentang Taqiyyah
Taqiyyah adalah berkata atau berbuat sesuatu yang berbeda dengan keyakinan, dalam rangka nifaq, dusta, dan menipu umat manusia. (Lihat Firaq Mu’ashirah, 1/195 dan Asy-Syi’ah Al-Itsna ‘Asyariyyah, hal. 80)
Mereka berkeyakinan bahwa taqiyyah ini bagian dari agama. Bahkan sembilan per sepuluh agama. Al-Kulaini meriwayatkan dalam Al-Kaafi (2/175) dari Abu Abdillah, ia berkata kepada Abu Umar Al-A’jami: “Wahai Abu ‘Umar, sesungguhnya sembilan per sepuluh dari agama ini adalah taqiyyah, dan tidak ada agama bagi siapa saja yang tidak ber-taqiyyah.” (Dinukil dari Firaq Mu’ashirah, 1/196). Oleh karena itu Al-Imam Malik ketika ditanya tentang mereka beliau berkata: “Jangan kamu berbincang dengan mereka dan jangan pula meriwayatkan dari mereka, karena sungguh mereka itu selalu berdusta.” Demikian pula Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Aku belum pernah tahu ada yang melebihi Rafidhah dalam persaksian palsu.” (Mizanul I’tidal, 2/27-28, karya Al-Imam Adz-Dzahabi)

e. Tentang Raj’ah
Raj’ah adalah keyakinan hidupnya kembali orang yang telah meninggal. ‘Ahli tafsir’ mereka, Al-Qummi ketika menafsirkan surat An-Nahl ayat 85, berkata: “Yang dimaksud dengan ayat tersebut adalah raj’ah, kemudian menukil dari Husain bin ‘Ali bahwa ia berkata tentang ayat ini: ‘Nabi kalian dan Amirul Mukminin (‘Ali bin Abu Thalib) serta para imam ‘alaihimus salam akan kembali kepada kalian’.” (Dinukil dari kitab Atsarut Tasyayyu’ ‘Alar Riwayatit Tarikhiyyah, hal. 32, karya Dr. Abdul ‘Aziz Nurwali)

f. Tentang Al-Bada’
Al-Bada’ adalah mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui. Mereka berkeyakinan bahwa Al-Bada’ ini terjadi pada Allah . Bahkan mereka berlebihan dalam hal ini. Al-Kulaini dalam Al-Kaafi (1/111), meriwayatkan dari Abu Abdullah (ia berkata): “Tidak ada pengagungan kepada Allah yang melebihi Al-Bada’.” (Dinukil dari Firaq Mu’ashirah, 1/252). Suatu keyakinan kafir yang sebelumnya diyakini oleh Yahudi4.
Demikianlah beberapa dari sekian banyak prinsip Syi’ah Rafidhah, yang darinya saja sudah sangat jelas kesesatan dan penyimpangannya. Namun sayang, tanpa rasa malu Al-Khumaini (Khomeini) berkata: “Sesungguhnya dengan penuh keberanian aku katakan bahwa jutaan masyarakat Iran di masa sekarang lebih utama dari masyarakat Hijaz (Makkah dan Madinah, pen) di masa Rasulullah , dan lebih utama dari masyarakat Kufah dan Iraq di masa Amirul Mukminin (‘Ali bin Abu Thalib) dan Husein bin ‘Ali.” (Al-Washiyyah Al-Ilahiyyah, hal. 16, dinukil dari Firaq Mu’ashirah, hal. 192)
Perkataan Ulama tentang Syi’ah Rafidhah

Asy-Syaikh Dr. Ibrahim Ar-Ruhaili di dalam kitabnya Al-Intishar Lish Shahbi Wal Aal (hal. 100-153) menukilkan sekian banyak perkataan para ulama tentang mereka. Namun dikarenakan sangat sempitnya ruang rubrik ini, maka hanya bisa ternukil sebagiannya saja.
1. Al-Imam ‘Amir Asy-Sya’bi berkata: “Aku tidak pernah melihat kaum yang lebih dungu dari Syi’ah.” (As-Sunnah, 2/549, karya Abdullah bin Al-Imam Ahmad)
2. Al-Imam Sufyan Ats-Tsauri ketika ditanya tentang seorang yang mencela Abu Bakr dan ‘Umar, beliau berkata: “Ia telah kafir kepada Allah.” Kemudian ditanya: “Apakah kita menshalatinya (bila meninggal dunia)?” Beliau berkata: “Tidak, tiada kehormatan (baginya)….” (Siyar A’lamin Nubala, 7/253)
3. Al-Imam Malik dan Al-Imam Asy-Syafi’i, telah disebut di atas.
4. Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata: “Aku tidak melihat dia (orang yang mencela Abu Bakr, ‘Umar, dan ‘Aisyah) itu orang Islam.” (As-Sunnah, 1/493, karya Al-Khallal)
5. Al-Imam Al-Bukhari berkata: “Bagiku sama saja apakah aku shalat di belakang Jahmi, dan Rafidhi atau di belakang Yahudi dan Nashara (yakni sama-sama tidak boleh -red). Mereka tidak boleh diberi salam, tidak dikunjungi ketika sakit, tidak dinikahkan, tidak dijadikan saksi, dan tidak dimakan sembelihan mereka.” (Khalqu Af’alil ‘Ibad, hal. 125)
6. Al-Imam Abu Zur’ah Ar-Razi berkata: “Jika engkau melihat orang yang mencela salah satu dari shahabat Rasulullah , maka ketahuilah bahwa ia seorang zindiq. Yang demikian itu karena Rasul bagi kita haq, dan Al Qur’an haq, dan sesungguhnya yang menyampaikan Al Qur’an dan As Sunnah adalah para shahabat Rasulullah . Sungguh mereka mencela para saksi kita (para shahabat) dengan tujuan untuk meniadakan Al Qur’an dan As Sunnah. Mereka (Rafidhah) lebih pantas untuk dicela dan mereka adalah zanadiqah.” (Al-Kifayah, hal. 49, karya Al-Khathib Al-Baghdadi)
Demikianlah selayang pandang tentang Syi’ah Rafidhah, mudah-mudahan bisa menjadi pelita dalam kegelapan dan embun penyejuk bagi pencari kebenaran…Amin.
Penulis: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Al-Atsari, Lc
Syariah, Manhaji, 12 – Februari – 2004, 01:05:04

http://www.asysyariah.com/print.php?id_online=142

sumber: http://kaahil.wordpress.com/2011/12/05/mengenal-syiah-rafidog-hautsiyyinhuthi-arab-%D8%A7%D9%84%D8%AD%D9%88%D8%AB%D9%8A%D9%88%D9%86-zaidiyah-para-pemberontak-yang-menyerang-mahad-darul-hadits-dammaj-yaman-kenali-juga-ke/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=facebook

Filed under: Blog,

Pak Bagyo Sedha (via Wira Bachrun)

Mereka yang mendapat hidayah

Oleh: Wira Mandiri Bachrun Kutulis catatan ini di tengah perjalananku kembali dari Jogja ke Gresik. Karena aku baru saja mengalami sesuatu peristiwa yang membuatku terkejut tak percaya, dan tidak ingin kehilangan emosi dan kesedihan yang masih saja menghinggapi kalbu, maka aku berusaha menuliskannya sekarang. Kisahnya bermulai pada pukul 13:45 siang ini. Waktu itu aku sedang mengambil pakaian yang akan kubawa ke Gresik di salah satu layanan laund … Read More

via Wira Bachrun

Filed under: Blog,

basmallah

Nasihat…

أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ"Apakah kalian merasa aman terhadap "Yang di langit" bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kalian?" [Al-Mulk:16] Menurut Ibnu 'Abbas yang dimaksud dengan "Yang di langit" adalah Allah seperti disebutkan dalam kitab Tafsir Ibnul Jauziy.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- dari Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
سَيَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتٌ, يُصَدَّقُ فِيْهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيْهَا الصَّادِقُ, وَيُؤْتَمَنُ فِيْهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيْهَا اْلأَمِيْنُ وَيَنْطِقُ فِيْهَا الرُّوَيْبِضَةُ . قِيْلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قال: الرَّجُلُ التَّافِهُ فِيْ أَمْرِ العَامَّةِ “Akan datang pada manusia tahun-tahun yang menipu; di dalamnya pendusta dibenarkan, orang jujur didustakan; orang yang penipu dipercaya, dan orang yang amanah dianggap pengkhianat, serta ruwaibidhoh ikut berbicara”. Ada yang bertanya, “Apa itu ruwaibidhoh (orang lemah)?” Beliau bersabda, “Dia adalah seorang hina (dungu) berkomentar tentang urusan umum”.
[HR. Ibnu Majah dalam Kitab Al-Fitan (4036). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (no.1887)]
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
فَوَاللهِ لاَ الْفَقْرُ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنْ أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوْهَا كَمَا تَنَافَسُوْهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ “Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan atas diri kalian. Tapi khawatirkan kalau dibukakan dunia bagi kalian sebagaimana telah dibukakan bagi orang-orang (kafir) sebelum kalian, lalu mereka pun berlomba-lomba meraihnya sebagaimana mereka berlomba-lomba meraihnya; (aku juga khawatirkan) kalau dunia itu akan membinasakan kalian sebagaimana dunia telah membinasakan mereka”.
[HR. Al-Bukhori dalam Shohih-nya (3158, 4015 & 6425), dan Muslim (2961)]

Belajar tentang islam …

Mengikuti jejak pendahulu yang sholeh
Jihad adalah kemuliaan bukan kenistaan
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ الدِّيْنَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّيْنَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِيْنُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ “Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ia berkata: ‘Sesungguhnya agama ini adalah mudah. Dan tidak seorangpun memberat-beratkan dalam agama ini kecuali ia yang akan terkalahkan olehnya. Maka berusahalah untuk benar, mendekatlah, gembiralah dan gunakanlah pagi dan petang serta sedikit dari waktu malam’.” [Shahih, HR. Al-Bukhari, Kitabul Iman Bab Ad-Dinu Yusrun]

Nasihat salaf…

"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
[Umar bin Abdul Aziz]

Download ebook..

Download Kitab dari  ulama Ahlussunnah wal jamaah

RSS Ulama sunnah

  • Semua Dimulai dengan Keteguhan Hati
    Ditulis oleh: Wira Bachrun Al Bankawy Bila kita membaca biografi para ulama, kita akan dapati bahwa permulaan mereka dalam menimba ilmu tidaklah mudah. Mereka justru mendapat tantangan dari orang-orang terdekat mereka. Asy Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, meski ayah beliau seorang ahli fiqh madzhab Hanafi, tapi sang ayah tidaklah serta merta mendukung […]
  • Beberapa Keteladanan dari Para Ulama
    Oleh: Wira Bachrun Al Bankawy Asy Syaikh Ibn Baaz pernah diberi tahu tentang seseorang (ahlul bid’ah). Asy Syaikh pun menerangkan kesalahan-kesalahannya sambil sekretaris beliau menuliskan apa yang beliau ucapkan. Ketika itu tiba-tiba ada salah seorang hadirin berkata, “Wahai Syaikh orang tersebut juga telah mencelamu demikian dan demikian…” Asy Syaikh terdi […]
  • Akhir Kehidupan Seorang Ulama Hadits
    Oleh: Wira Bachrun Al Bankawy Disebutkan di dalam kitab Muqaddimah Al Jarh wat Ta’dil dan juga di dalam Siyar A’lamin Nubala’.. “Dahulu Al Imam Abu Zur’ah Ar Razi adalah seorang ulama ahlul hadits abad ketiga hijriyyah dari negeri Ray. Ketika itu beliau sedang terbaring di atas ranjang beliau menanti maut. Orang-orang berkumpul di sekitar beliau. [...] […]
  • Hukum Memakai Kaos Bola Bertuliskan Nama Orang Kafir
    Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan Asy Syaikh ditanya tentang memakai baju yang dipakai orang-orang kafir di mana di bagian punggungnya terdapat nama olahragawan (pemain bola) kafir tanpa meniatkan tasyabbuh (meniru kebiasaan) mereka. Maka beliau menjawab: “Perbuatan ini termasuk pengagungan terhadap orang kafir. Selama ia memakai baju yang terdapa […]
  • Biografi Asy Syaikh Abdullah Aqil rahimahullah
    Nama Beliau Nama beliau adalah Abdullah bin Abdil Aziz bin Aqil bin Abdillah bin Abdil Karim Al Aqil Kelahiran Beliau Beliau lahir di kota Unaizah pada tahun 1335 H, bertepatan dengan tahun 1917 M. Beliau dilahirkan di keluarga yang sibuk dengan ilmu. Ayah beliau adalah ulama Unaizah, Asy Syaikh Abdul Aziz Al Aqil. Paman beliau [...]
Klik untuk mengenal lebih jauh Erwin

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 9 pengikut lainnya.

Erwin berkata….

  • 80 Kavling Ahlussunnah Murah -Tahap II -di Sedayu Bantul DIY: 80 KAVLING AHLUSSUNNAH MURAH – TAHAP II di Argod... bit.ly/17DUJDG 4 days ago
  • LIVE Daurah Fiqih Nasional IV “Matan Abu Syuja’” – Makassar: Bismillah, Mari belajar fiqih Imam Asy-Syafi’iy s... bit.ly/134dBaw 2 weeks ago
erwin @twitter

Friendfeed

View my FriendFeed
buattoko.com - memiliki toko online itu mudah

Forum Mac User

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia
Free open source Mac software

RSS Udaramaya…

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS New-Freeware

RSS Top ten Freeware…

RSS Techrepublic…

RSS Gizmo…

  • How to Disable JavaScript in Popular Free PDF Readers
    PDF files with malicious JavaScript embedded in them are a common way to spread malware. One way to defend against such malware is to disable JavaScript in the reader you use unless you need it for a trusted PDF. Here is how to disable JavaScript in the most commonly used free PDF readers. If JavaScript is ever needed, re-enabling it is straightforward in al […]
  • Eight PDF Files You Don’t Want to Open
    One of the largest sources of malware infections is PDF files with scripts buried in them. The embedded JavaScripts have instructions to download and install various types of malware. The Adobe Reader and Adobe Acrobat are the major targets for this kind of attack. Although Adobe seems to issue an unending stream of updates, many PC users still get infected. […]
  • How to Customize the Windows 8 Power User Menu to Suit Yourself
    Windows 8 doesn’t have a Start menu but it does have an abbreviated menu with some commonly used functions. It is variously called the 'Power User Menu', the 'Power Tasks Menu', or sometimes the 'Quick Access Menu' (Microsoft seems to have a problem with consistency of names in Windows 8). In this tip, I’ll point out a free prog […]
  • Easier Way to Use and Manage Libraries in Windows 7 and 8
    Windows 7 introduced a new way to organize files called "Libraries", which was carried over to Windows 8. Libraries are virtual folders that can centralize related items from multiple locations and can be very handy. However, their benefits are lost on many PC users who find their organization and use to be confusing or annoying. If you would like […]
  • Best Free Windows Store Apps for Your Windows 8 PC or Mobile
    You may not have noticed but we have been quietly assembling a list of the the best free apps from the Windows store that you can run on your Windows 8 PC or mobile device. Already the list has 75 applications in 58 categories so there are plenty of free goodies for you to play with. Check it out, despite all the negative press abour Windows 8, I wouldn […]

Blog Stats

  • 111,633 hits
web stats
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: